• Maret 21, 2022

Regulasi Loot Boxes yang Ada di Dunia

Kelegalitasan dari judi selalu menjadi topik yang sulit untuk dijawab, karena ketidakmampuan kita untuk menyatukan setiap pandangan dari setiap negara mengenai judi, menyatukannya di dalam satu kotak, dan menciptakan aturan yang menyenangkan untuk setiap negara. Hal yang sama juga berlaku pada pertanyaan apakan loot boxes ilegal atau legal.

Berdasarkan dengan negara, ada lebih atau kurang, aturan yang membicarakan mengenai isu ini. negara pertama yang melarang loot boxes ini adalah Belgia di tahun 2018 lalu, tapi hanya setelah melihat empat permainan. Negara seperti Belanda dan Swedia masih belum menetapkan ini ilegal. Bagaimanapun, mereka mengumumkan untuk meninvestigasi kesahannya. Australia masih belum melarang loot boxes, jika saja mereka masih belum terpengaruh dengan aturan Australia mengenai judi online.

Setelah 2018, regulasi judi Eropa termasuk dengan Australia, Prancis, Republik Ceko, Gibraltar, Isle of Man, Irlandia, Jersey, Malta, Latvia, Norwegia, Belanda, Polandia, Spanyol, Portugal, Amerika Serikat, dan Inggris Raya sudah menandatangani persetujuan untuk menyelidiki peran dari loot boxes ini di dalam judi online. Lalu hanya Polandia yang menyatakan kalau judi online ini bukanlah judi.

Banyak yang bertanya-tanya mulai kapan loot boxes ini mulai menjadi perbincangan apakah judi atau bukannya, dan jawabannya sebenarnya cukup sederhana, ketika baik orang dewasa atau anak-anak mulai kecanduan untuk mendapatkannya, maka ini bisa dikatakan sebagai judi.

Seperti yang dikumpulkan dan diinformasikan oleh salah satu artikel Guardian, komite House of Commons menyatakan bahwa, “Loot boxes video game harus diatur sebagai perjudian dan anak-anak dilarang membelinya” karena “studi mengakui korelasi antara mereka yang kecanduan judi dan kecenderungan untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk loot boxes.”

Rekomendasi daang sebagai hasil jangka panjang dengan perusahaan gaming dan teknologi. Komite lebih jauh setuju kalau loot boxes ini adalah judi, karena mereka dibeli dengan uang asli.

Seperti yang diobservasi oleh dewan, loot boxes adalah judi jika mereka dibeli dengan uang asli dan harus diregulasikan sebagai permainan judi oleh Gambling Act 2005.

Ketua komite, Damian Collins, lebih lanjut merefleksikan Guardian tentang apakah kotak jarahan berjudi atau tidak dengan mengatakan “Kotak jarahan sangat menguntungkan bagi perusahaan game tetapi harganya mahal, terutama untuk penjudi bermasalah, sambil mengekspos anak-anak ke potensi merugikan.”

Lalu dia menambahkan kalau adalah waktu terbaik bagi pemerintah menjelaskan kenapa loot boxes ini harus menjadi pengecualian untuk Gambling Act ketika membeli loot box merupakan perjudian.

Selain itu, ada bukti pendukung dari psikolog kognitif yang mengklaim, “bahwa fitur dalam game tersebut ‘dirancang untuk mengeksploitasi mekanisme psikologis yang kuat yang terkait dengan […] perilaku seperti perjudian'”.

Nah, itulah kenapa banyak yang mengatakan kalau loot boxes adalah perjudian dan membuat beberapa negara melarang keras praktik ini.